"Kadang dampaknya pada semua orang di luar sana, jadi tahu sama masalah ini. Tapi ada kan artis menggunakan itu untuk ajang mempromosikan diri, jadi beda tipis, sebenernya maknanya apa," ujar Bunda Romi kepada detikHOt, Senin (16/1/2017).
Kalau saja salah satu dari mereka lebih dewasa dan bijak, tidak perlu menanggapi masalah melalu media sosial. Ada baiknya dibicarakan secara langsung melalui jalur pribadi yang tidak banyak diketahui orang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diingatkan, manusia yang menyebut dirinya dewasa harus bisa seimbang menggunakan nalar, emosi dan pikiran. Dengan begitu perilaku akan lebih bijaksana.
"Kalau sudah lebih bijak, jadi nggak gampang terpancing emosinya. Tapi kalau kita nalar, orang itu berlaku salah, tapi sebenarnya masih punya kebaikan, nggak akan sampai heboh ngomongnya," tambah perempuan yang juga merupakan Ketua Program Studi Terapan Fakultas Psikologi Universitas Indonesia.
(pus/mmu)











































