Insiden terjadi ketika Brad, Angelina Jolie dan anak-anaknya pergi menggunakan jet pribadi pada Rabu (15/9). Saat itu, bintang film 'Allied' tersebut tiba-tiba marah-marah dan diduga melakukan kekerasan pada anak-anaknya.
Pesawat mendarat pukul 20.00 waktu setempat dan menurut saksi mata, Brad tetap terlihat marah-marah. Menurut sumber yang sama, salah satu staf di pesawat melaporkan insiden itu ke kantor perlindungan anak Los Angeles.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"DCFS (Department of Community & Family Services) tak akan memaksa seseorang untuk memberikan sampel urin untuk tes obat-obatan. Semuanya dilakukan secara sukarela," ujar salah satu pihak berwajib.
Sementara itu, Brad menegaskan dirinya yakin akan dinyatakan tidak bersalah atas tudingan tersebut. Seperti yang sebelumnya diberitakan, ayah enam anak itu tak membantah dirinya bertengkar dengan Angie, namun sama sekali tak melibatkan anak-anak.
"Brad ingin yang terbaik baik anak-anaknya dan ingin mereka berada di tempat yang terbaik. Brad tahu betul betapa menyakitkannya tudingan yang dilayangkan kepadanya dan ingin dinyatakan bersih sebelum bertemu anak-anak," ungkap pihak Brad belum lama ini. (dal/mmu)











































