"Jadi maksudnya, aku tak lagi punya haters, haters adalah lovers. Aku hanya urus karya aku, tanggung jawab untuk menarik pundakku," ungkapnya saat ditemui di
kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat, Jumat (29/1/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu mimpi terbesar aku dari bangun akhirnya bisa mewujudkan mimpi jadi kenyataan," tuturnya.
Sayang, meski ia sudah cukup matang dari segi usia, namun sepertinya menemukan sosok pendamping bukan menjadi mimpi utamanya untuk saat ini.
"Pengennya sih bertemu belahan jiwa sehidup semati," ujarnya. (nu2/nu2)











































