"Sejak dua minggu terakhir Ali kan syutingnya terforsir, capek lah badannya. Ditambah di lokasi kalau makan nggak beraturan, terus tidur di mobil dengan posisi tidur nggak nyaman, dan ditambah makanannya ala kadarnya," ujar sang manajer Budilla di Rumah Sakit Haji, Pondok Gede, Jakarta Timur.
Setelah break syuting, Ali tiba-tiba mengeluh tenggorokannya sakit. Saat diperiksa dokter, ternyata cowok kelahiran 26 Oktober 1996 itu menderita radang tenggorokan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebelum dia ngeluh sakit, aku udah bikin perjanjian selama break mau rekaman karena mau ngeluarin single baru. Nah kemaren pas sakit, dia mau rekaman. Aku udah nanya, 'Li itu radang, apa tetap mau rekaman?', katanya 'nggak apa-apa, udah enakan'," cerita Budilla.
"Ya namanya rekaman kan nggak sejam dua jam, minimal enam jam. Dia rekaman mulai dari 9 malem kelar jam 3 subuh, itu nyanyi terus. Besokan paginya dia ngeluh perih," sambungnya.
Meski merasa sakit, bintang sinteron 'Ganteng Ganteng Serigala' itu tetap menghadiri sebuah acara salah satu stasiun televisi swasta. Kondisi tubuhnya pun semakin menurun dan akhirnya dilarikan ke rumah sakit pada Kamis (3/12) malam.
Saat diperiksa, Ali divonis terkena gejala tifus. Namun, setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit, kondisinya sudah semakin membaik. Bintang film 'Janji Hati' itu pun sudah tidak sabar mau pulang ke rumah.
"Kalau kondisi sekarang sih kata dia lebih baik dari sebelumnya. Karena setelah selesai break itu Ali sering sakit kepala, punyeng. Alhamdulillah, dia diinfus dan dikasih obat ngilangin semua. Dia kan nggak pernah radang, sekalinya radang malah radang akut," kata Budilla.
"Hari ini juga niatnya minta pulang aja, karena pasti rame banget yang dateng, fans atau siapa. Karena ngeganggu banget, malah ngeganggu kondisi dia. Ya aku sih maunya secepatnya (pulang ke rumah) cuma aku sih belum tau, nunggu hasil cek darah lagi," pungkasnya. (kak/kak)











































