Kesal dengan adanya Tweet tersebut, jika-tak ada aral melintang hari ini Dhani akan mendatangi Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jakarta. Hal itu diungkapkan oleh Dhani yang didampingi kuasa hukumnya, Ramdhan Alamsyah saat ditemui di kediamannya di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan.
"Jadi rencananya Senin, kita akan mendatangi kejaksaan tinggi DKI Jakarta untuk meminta perlindungan hukum kepada kepala kejaksaan tinggi DKI terkait tetap Farhat Abbas. Farhat membully, mencemarkan nama baik, menghina dan sebagainya sesuai dengan 14 tweet yang dikeluarkan setelah bersangkutabn ditetapkan sebagai tersangka. Artinya pihak kejaksaan dalam hal ini gagal untuk menjaga seorang tahanan ini untuk tidak melakukan tindak pidana lagi, kami melihat walaupun handphone yang digunakan sudah disita," urai Ramdhan Alamsyah sebagai kuasa hukum Dhani, Minggu (4/10/2015) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya saya sangat kecewa dengan hukum sih, kita belum melakukan usaha-usaha penegakan hukum dengan tindakan ini, Dalam upaya penegakan hukum supaya tersangka ini tidak melakukan hukuman lain," papar Dhani.
Di timeline, Farhat memang masih kerap berkicau menyinggung masalahnya dengan Bos RCM itu. Ia seperti masih tidak terima dengan status tersangka karena laporan Dhani.
"Semoga gue gagal masuk penjara, semoga Dhani dkk yang sukses masuk penjara. Amin," begitu bunyi salah satu kicauan mantan suami Nia Daniati tersebut.
(wes/wes)











































