"Aku bicara pada ayahku soal ini, dan aku bertaruh dengannya kalau ia mencari video pemakaman Nelson Mandela di YouTube, komentar pertamanya akan berbau rasis. Ditambah lagi dengan jutaan orang yang memberikan komentar. Aku benar-benar tak mengerti," ungkap Robert seperti dikutip dari E! Online, Senin (28/9/2015).
Hal yang tak dimengerti, lanjut Robert, orang-orang tersebut menghabiskan tenaganya untuk menuliskan komentar-komentar berbau kebencian yang sudah dipastikan akan membuat orang yang dituju merasa sakit hati. Bintang film 'Twilight' tersebut mengaku tak mengerti dengan tujuan orang-orang tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kurasa mungkin karena kebanyakan orang-orang tidak menulis komentarnya. Aku sebenarnya belum pernah bertemu dengan orang-orang yang menuliskan komentar di bawah video. Mereka (para hater) mungkin setan yang tinggal di ruang bawah tanah," sambungnya.
Namun Robert mengerti, memasukkan kata-kata para haters ke dalam hati malah semakin membuatnya tersakiti. Kini, aktor berusia 29 tahun tersebut sedikit demi sedikit menghindari membaca komentar-komentar para haters di media sosial.
"Aku pernah sama sekali tak membaca komentar apapun dan aku merasa sangat bahagia! Tapi kemudian aku jatuh kembali ke dasar jurang. Komentar-komentar itu memang sangat mempengaruhimu. Selalu ada satu orang yang ingin menusukmu dengan jarum yang ingin menghancurkanmu atau memaksa mereka untuk menyukaimu," pungkasnya.
(dal/mmu)











































