Kabar tersebut sepertinya berawal dari kecemburuan sang istri. Sebab, ketika itu Zacky tak hanya pergi bersama manajamen tapi juga pihak keluarga.
Sang istri menyangka suaminya itu hendak melamar seorang perempuan. Padahal, mereka ke sana untuk urusan lain yang jauh hubungannya dari poligami.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya masih pulang ke rumah, ketemu istri masih baik-baik saja," ungkapnya saat ditemui di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (30/8/2015).
Tapi semua ternyata jauh dari harapan Zacky. Ia bahkan yakin istrinya itu telah curhat kepada seseorang tentang hal tersebut hingga akhirnya tercium oleh media.
Setelah muncul berbagai berita, Zacky merasa dirugikan. Pihak manajemen pun berharap yang menyebar kabar tersebut segera meminta maaf.
"Kita kasih waktu 2x24 jam, ada itikad baik. Ini adalah perbuatan yang merugikan. Dari pihak-pihak tersebut saya harap ada klarifikasi ke media, ada permintaan maaf secara baik-baik," kata pihak manajemen, Wendy.
(nu2/nu2)










































