Dinda mengatakan, setelah meraih piala dari Festival Film Indonesia itu, banyak orang yang datang menawarinya untuk tampil dalam film layar lebar. Perubahan kariernya pun begitu terasa meski ia memilih untuk tidak terlalu jor-joran.
"Apalagi, aku juga masih punya kontrak sama rumah produksi. Jadi nggak terlalu heboh," ungkapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepada detikHOT, dara kelahiran Palembang 14 November 1996 itu juga mengungkap alasan dirinya tidak asal mengambil tawaran. Salah satunya karena jadwal yang kerap berbenturan. Sebab, ia juga masih banyak membintangi sinetron.
"Aku merasa nggak pernah cocok sama jadwal aku karena aku harus utamakan yang eksklusif dong," tuturnya.
Meski begitu, menurutnya tak ada perbedaan antara akting di sinetron maupun di film layar lebar. Ia menilai, dua-duanya punya kekurangan dan kelebihan.
"Nyaman dua-duanya, kalau mau cari uang sih di sinetron. Tapi kalau karier di film," katanya.
(nu2/mmu)











































