Caitlyn Jenner sudah merasa dirinya berjiwa wanita sejak kecil. Setelah melakukan operasi untuk mengubah diri, ternyata masih ada satu hal lain yang tak bisa dilakukannya.
"Bayangkan aku duduk di kamar hotelku, sendirian, dan berpikir seperti, 'Oke! Aku akan mencoba untuk berbicara sefeminin mungkin'. Lalu menelepon room service dan mereka bilang, 'Ada yang bisa dibantu, Bu'. Mereka tak pernah menyebutku 'Bu'," curhat Caitlyn pada Kim Kardashian dan Malika Haqq.
Dalam cuplikan reality show 'I Am Cait' episode terbaru, Kim dan seorang rekan, Malika, mencoba untuk membantu Caitlyn lebih percaya diri dan mulai bersuara seperti layaknya seorang wanita. Kim berpura-pura tampil sebagai resepsionis yang menerima telepon dari Cait.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Halo, kami dari room service. Bisa saya bantu? Coba pesan bacon dan telur serta jus jeruk dan roti bakar," pinta Kim.
Caitlyn berusaha keras untuk mengeluarkan 'suara wanita'-nya, namun usahanya tersebut gagal. Kim dan Malika hanya bisa tertawa mendengar suara Caitlyn yang sama sekali tak berbeda dengan suara aslinya.
"Para wanita tak akan tahu betapa pentingnya sebuah suara. Mereka tak melihatnya sebagai sebuah hal penting, padahal perubahan suara itu sangat penting. Bukan hanya untuk bicara dan memesan makanan atau hal-hal semacam itu. Tapi penting juga untuk jiwamu sehingga kau bisa merasa semuanya akan baik-baik saja," ujar Caitlyn dalam sesi wawancara.
(dal/mmu)











































