"Insya Allah saya akan ikut berbisnis busana muslimah di bawah bendera Zoya/Shafira," kata Indra Bekti di hadapan Komisaris Shafira Corporation (Shafco) Gilarsi Wahyu Setijono di Bandara Soekarno Hatta, Senin (15/6) malam.
Saat itu ia bersama rombongan franchiser Zoya yang dipimpin Gilarsi baru saja tiba kembali di Jakarta usai mengikuti wisata religi ke Istanbul selama sepekan. Selama perjalanan, lelaki kelahiran 28 Desember 1977 itu mengaku banyak berinteraksi dengan para franchiser dari berbagai daerah. Di antara mereka, kata Indra, ada yang memang dasarnya pedagang tapi ada juga yang mantan pegawai negeri hingga manajer perusahaan multinasional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk mewujudkan niatnya itu, Indra dan Dilla akan mendiskusikan dengan timnya. Selain menyiapkan manajemen, juga mempelajari lokasi toko yang akan digunakan. Apakah akan dibuat menyatu dengan usaha lain yang telah dikelolanya selama ini, atau terpisah dengan membuat atau menyewa toko baru.
"Lokasinya pun masih harus aku survei dulu yang strategis," ujar Indra yang bernama asli Bekti Indra Tomo itu.
(alx/nu2)











































