"Aku mau meluruskan pernyataan Mas Krisna yang aku histeris minta dinikahkan dia, itu nggak benar. (Dibilang mau) bunuh dirilah, aku mending gugurin kandungan aja. Tapi nggak kan," ungkapnya saat menggelar pers di Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (18/5/2015).
Menurut Krisna, ia diminta Astrid, kekasihnya kala itu untuk segera menikahi keponakannya, Devi. Permintaan itu membuat kaget Krisna.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi setelah berkomunikasi dengan keluarga Devi, Krisna akhirnya bersedia memenuhi permintaan kekasihnya. Ia pun menikahi Devi yang dianggapnya dalam keadaan yang mengkhawatirkan.
Devi kala itu dalam keadaan berbadan dua, tapi kekasihnya tidak mau bertanggung jawab atas kehamilan itu. Devi pun dinilai Krisna mengancam untuk bunuh diri.
"Awalnya aku juga menolak. Tak ada aku meminta, memohon dan mengemis, tidak ada. Mas Krisna tadinya memang mau nolong aku untuk jadi bapak dari anak aku. Aku menolak waktu itu, tidak langsung mengiyakan juga," katanya.
Tapi Devi mendapat dukungan dari Astrid. Ia meyakinkan dirinya bahwa Krisna laki-laki yang baik sehingga akhirnya mereka menikah pada 23 Juni 2014.
Kini rumah tangga yang mereka bina tengah berada di ujung perceraian. Devi menggugat cerai Krisna di Pengadilan Agama Depok pada 13 Mei 2015.
(nu2/mmu)











































