Perdana Menteri Australia, Tony Abbott, memberi kado berupa selimut spesial yang dibuat dari wol Tasmania dengan emblem yang dijahit dengan tangan selama berjam-jam. Sang PM berharap Charlotte bisa selalu mengingat Australia.
"Saya berharap sang putri akan menggunakan selimut ini. Dan saya berharap, sang putri yang kini tengah berbahagia akan selalu teringat dengan Australia," ujar Abbott seperti dikutip dari US Magazine, Selasa (12/5/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya Australia, Presiden Israel, Reuven Rivlin juga mengirimkan sebuah bingkisan untuk sang putri. Hadiah tersebut berupa gaun merah muda dengan bordiran bertuliskan 'From Israel With Love' dilengkapi dengan bros emas berbentuk hati.
"Aku dan istriku, Nechama, atas nama seluruh publik Israel mengirimkan doa kami kepada Putri Charlotte dan kepada seluruh masyarakat Inggris," tulis sang presiden dalam sebuah pernyataan.
Sementara itu, Menteri Utama Skotlandia, Nicola Sturgeon, mengirimkan sebuah topi khusus. "Saya harap topi ini bisa menghangatkan Putri Charlotte di awal-awal pertumbuhannya," tutur Sturgeon.
Tak hanya itu, Pangeran Harry belum lama ini menerima sebuah kaos dan baju kesebelasan versi anak-anak untuk Charlotte dari tim sepakbola Hurricanes di Selandia Baru.
(dal/mmu)











































