Ceritanya, Arifin sempat ngobrol dengan sopir asli orang Ceko saat baru berkenalan. Sang sopir mengungkapkan, di Praha, masyarakatnya wajib bisa berbahasa Inggris.
Sejak tiba di bandara, Arifin mengamati banyak turis lain asal Asia yang datang berombongan hendak jalan-jalan di Praha. Arifin pun mengatakan kepada sang sopir, para turis yang datang pastinya tak hanya datang dari negara Inggris atau Amerika saja. Ia pun menyebut orang Tiongkok juga tertarik dengan kebudayaan Eropa termasuk Praha.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sontak hal itu membuat Arifin terkejut sekaligus merasa lucu. Tak pernah terlintas di pikirannya ia mirip orang Tiongkok.
"Gue langsung nanya Wicak (Abimana) pas si driver bilang gitu. Wicak ketawa aja dengernya," tukas Arifin.
(doc/kak)











































