"Mas Pepeng waktu kritis genggam tangan saya, dia bilang 'Mas Bens dada saya sakit'," ujar Bens saat dihubungi detikHOT, Rabu (6/5/2015).
Bens pun mengungkapkan, dokter sempat memberikan pernapasan buatan untuk Pepeng saat kondisinya semakin kritis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sampai akhirnya Pepeng nunggu istrinya datang, terus akhirnya wafat," lanjutnya.
Bens sebenarnya tidak sengaja menjenguk Pepeng. Pagi itu, ia memang biasa mengantar sang istri yang merupakan dokter di rumah sakit tersebut.
"Tadi pagi kebetulan saya antar istri di situ. Istriku dokter. Terus kata istri saya, Mas Pepeng kritis. Lalu saya minta diantar ke ICU," jelas Bens.
Rencananya, jenazah Pepeng akan disemayamkan di rumah duka di Komplek Bumi Pusaka Cinere.
(hkm/hkm)











































