"Dia selalu ajak makan ke restoran mahal, manjain saya. Saya rada mikirin dia, gulanya tinggi tapi seenaknya saja, makan romantis, saya bahagia. Tapi dia kena gula," kisah Rima saat ditemui di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Rabu (25/3/2015).
Keharuan di Pemakaman Frans Tumbuan
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia nggak pernah ngomong kalau ada apa-apa. Saya ingat saat saya sakit, dia nggak pernah tinggalin saya. Saya punya banyak anak dan cucu, tapi mereka sudah besar," tuturnya.
Dhani Gendong Shafeea di Pemakaman Frans Tumbuan
Rima mengaku hatinya kini tengah hancur setelah sang suami mendahuluinya. Ia harus kehilangan sosok pendamping yang selama 42 tahun memberikan perhatian tanpa pernah padam.
"Bahkan, setelah anak-anak besar, dia tetap seperti masih pacaran sama saya," akunya.
"Ketika beliau meninggal, hari pertama saya benar-benar mau ikut. Masih nggak boleh gitu, Tuhan mengajak kami tepat waktunya," lirihnya.
Meski begitu, ia yakin kelak akan diberikan tempat yang abadi untuk kembali berkumpul bersama suami tercinta.
(nu2/mmu)











































