Pihak label Harpa Records akhirnya memberi komentar mengenai dugaan tindak perkosaan terhadap salah satu artis di bawah naungannya. Mereka mengutuk tindakan tersebut.
"Saya sangat mengutuk tindakan dia yang seperti itu. Kita ke Komnas PA, nanti kita tindaklanjuti ke polisi," kata perwakilan manajemen Harpa Record, Donald kepada detikHOT, Rabu (11/3/2015).
Sejak awal, pihak Harpa Record sudah mencium ada yang tidak beres ketika penyanyi itu dipegang oleh manajer berinisial AD itu. Apalagi, ada sedikit ribut-ribut ketika penyanyi tersebut dijadwalkan tampil di Malaysia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya buka sedikit, sekitar bulan lalu itu harusnya Tegar ada show di Labuan, Malaysia. Kemudian terjadi agak ribut, passpor dia dibawa sama AD. Tegar akhirnya nggak bisa berangkat ke Labuan," tuturnya.
Sayang, Donald tidak mau mengungkap secara detail peristiwa tersebut. Menurutnya, lebih baik Tegar langsung yang memberikan keterangan.
"Tapi secara langsung orangtua sudah cut AD setelah balik ke Indonesia sekitar bulan Januari," ujarnya.
(nu2/mmu)











































