Penyanyi cilik 14 tahun asal Indonesia muncul dengan kisah pilu. Ia mengaku menjadi korban pelecehan seksual.
Penyanyi itu datang ke Komnas Perlindungan Anak (Komnas PA) pada Senin (9/3/2015) sore. Didampingi orangtuanya, ia mengadukan kejadian yang dialaminya saat manggung di luar negeri satu bulan yang lalu.
"Dugaan hal itu (pelecehan seksual) dan percobaan pencurian alat-alat elektronik, gitar, alat musik oleh manajernya," kata Ketua Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait, saat dihubungi detikHOT, Rabu (11/3/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Arist, penyanyi itu juga melaporkan adanya dugaan percobaan pencurian.
"Jadi ada dua laporan yang diadukan. Pencurian itu diambil alat-alat musik, laptop dua juga diambil oleh manajernya, kamera dan gitar kesayangan," ungkapnya.
"Soal pelecehan itu, ada percobaan pemerkosaan," tegas Arist.
Arist menambahkan, pihak sang penyanyi akan kembali mendatangi Komnas PA sore nanti. Dalam kesempatan itu, penyanyi 14 tahun itu akan sekaligus mengisahkan kejadian tersebut kepada awak media.
Sementara, manajer yang disangkakan dugaan tudingan itu belum bisa dimintai komentarnya.
(Berita Ini Belum Terkonfirmasi)
(nu2/mmu)











































