Salah satunya ketika mengadakan pertunjukan 'Cosby's Show' di Kanada pada Rabu (7/1) waktu setempat, publik seakan terbagi dalam dua kubu. Kubu pertama para fans yang percaya idolanya tak bersalah, sedangkan kubu yang lain mereka para pembela kemanusiaan di Kanada.
Dikutip dari Huffington Post, Jumat (9/1/2015) beberapa dari mereka yang telah membeli tiket jauh-jauh hari sebelumnya berniat untuk melakukan boikot. Sehingga, pada hari pertunjukkan hanya dua pertiga kursi yang terisi. Sejumlah pihak kepolisian pun didatangkan untuk melindungi tempat pertunjukan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak sedikit juga yang melontarkan kata-kata cacian kepada Bill dan para pendukungnya. "Kalian para pendukung pemerkosaan. Tak tahu malu!" teriak mereka.
Namun para fans yang tetap setia menonton pertunjukkan menunjukkan pembelaannya pada Bill. Mereka masih menganggap puluhan wanita yang mengaku dilecehkan oleh sang idola hanya berucap kebohongan.
"Aku yakin Bill tak bersalah sampai betul-betul terbukti. Kuharap semua tuduhan itu tak benar dan sampai aku tahu yang sebaliknya, aku masih akan tetap menjadi fans sampai mati," ujar salah satu penggemar bernama Emerson.
Bill Cosby dituduh telah melakukan pelecehan seksual pada beberapa wanita puluhan tahun lalu. Mereka mengaku telah dibius sebelum pada akhirnya dilecehkan, hingga dicabuli oleh komedian berusia 77 tahun tersebut.
(dal/mmu)











































