"Aku hari ini lagi beli alat penutup kepala karena aku terbiasa hidup di negara empat musim. Aku tutupi kepala aku yang rontok, untuk hindari hal-hal kayak angin, virus, jadi ini bisa jadi masker juga," kata Ria di Butik Shafira, Jl Cikajang, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (25/11/2014).
"Aku sukanya model turban, gaya etnik Timur Tengah," tambahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aku sebetulnya nggak harus disebut sebagai pakaian muslim, karena aku muslim dari lahir bukan karena pakaian," ujarnya.
Selanjutnya, Ria tidak mau berjanji akan terus mengenakan penutup kepala tersebut. Jika ternyata kerontokan rambut justru lebih parah setelah kepalanya ditutup, mungkin saja turban itu akan ia tinggalkan.
"Kita lihat nanti. Aku lagi terapi pengobatan, habis kemoterapi jadi rontok. Kalaupun nanti ditutup ternyata rontok, aku buka," ucapnya.
(dar/mmu)











































