Pada Sabtu (22/11/2014), Rinada menggelar jumpa pers. Rinada pun meminta maaf kepada warga Bandung khususnya para PNS wanita yang nama baiknya tercoreng karena foto dari potongan video mesum yang beredar di dunia maya.
"Saya sangat prihatin dengan beredarnya foto itu. Karena bukan saya yang menyebarkan. Saya hanya korban. Saya memohon maaf secara resmi kepada warga dan PNS wanita," ucap Rinada di Jalan Setiabudi-Lembang KM 12.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita sudah melapor 15 November lalu ke Polres Bandung. Laporannya soal pelecehan seksual seperti di UU Pornografi dan UU ITE," ujar Ferry.
Dasar pelaporan tersebut karena Ferry menilai Rinada sudah dilecehkan lewat penyebaran potongan video tersebut.
"Hingga kini kasus tersebut masih diselidiki oleh penyidik Polres Bandung. Kita tunggu saja hasilnya bagaimana," tutupnya.
(avi/hkm)











































