Sayangnya hingga saat ini BNNP DKI Jakarta melalui Kabid Pencegahan, Sapari saat ditemui di kantornya di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (10/11/2014) belum mau membuka identitas VM dan K.
"Masih rahasia dan belum bisa kami bocorkan karena masih dalam assesment selanjutnya. Tim kami masih mendalami kasus ini yang sudah diserahkan ke pihak BNN Medical," kilah Sapari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita sekarang masih jaga privacy pelaku. Mungkin setelah proses assesment selesai kita baru bisa sebarin siapa nama aslinya," tuturnya.
VM dan K diciduk oleh BNNP DKI Jakarta saat menggelar operasi di klub malam Domain, Senayan City, Senayan, Jakarta Pusat pada Minggu (9/11) malam. Keduanya ditangkap bersama empat orang lainnya karena terbukti mengkonsumsi psikotropika.
"Menurut pengakuan yang enam tadi, dua orang mengaku bekerja sebagai entertain atau artis. Kita dalami. Tadi sudah kontek ke Parfi (Persatuan Artis Film Indonesia) apa benar pengakuannya," tutupnya.
(dar/mmu)











































