"Paling meler-meler, masalah yang paling berat memang cuaca. Di sana drastis banget berubahnya," kisah Adipati saat ditemui di MOMO Lounge and Restauran Jl. Senopati Raya No. 92, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (31/10/2014).
Selain kendala cuaca, bahasa juga membuatnya kesulitan. "Di sana rata-rata nggak bisa bahasa Inggris. Jadi kalau arahin atau tanya harus pakai body language," tuturnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Terus ceritanya gue punya cewek yang udah lulus duluan. Tapi nggak boleh nikah sama gue, harus nikah sama cowok yang lebih mapan," ujarnya.
(nu2/nu2)











































