Saat ditemui di Majelis Ulama Indonesia, ibu satu anak itu mengatakan apa yang dipermasalahkan bukanlah terkait masalah sakit hati.
"Ini bukan masalah saya sakit hati atau saya nggak move on," katanya, Rabu (15/10/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apa yang saya jalankan (nikah siri) 7 November 2012 itu ada buktinya. Fakta dan saksi juga ada," jelasnya lagi.
Mendatangi MUI untuk kesekian kalinya, Jane pun meminta kejelasan mengenai nikah siri yang dilakukan olehnya.
"Saya tidak meminta atau menuntut sesuatu atau harta, niat dan tujuan saya ke MUI untuk mempertegas. Dia selalu mengatakan kalau ini ritual keluarga Jane. Dia tidak mengakui kalau itu pernikahan (nikah siri). Makanya saya nanya ke MUI, nikah siri yang saya jalani itu sah atau tidak. Saya sih nothing to lose," urainya.
(wes/wes)










































