Bersama Ikatan Pencinta Batik Nasional (IPBN), wanitaΒ berusia 50 tahun itu ingin melestarikan budaya batik dengan menggelar kontes Pemilihan Putra Putri Batik Nusantara 2014.
"Saya sebagai ketua IPBN ingin ikut sertaΒ mengembangkan dan melestarikan batik Nusantara. Khususnya di kalangan generasi muda," ungkap Ayu dalam jumpa pers usai puncak acaraΒ Pemilihan Putra Putri Batik Nusantara 2014Β di Gedung Sapta Pesona, jalan Medan Merdeka, Jakarta Pusat.
Ia juga mengaku kagum dengan antusias para peserta yang ingin memperkenalkan batik daerah masing-masing. Sebenarnya ini bukanlah ajang yang pertama bagi Ayu Dyah Pasha.
"Semakin tahun antusiasme peserta Pemilihan Putra Putri Batik Nusantara makin meningkat. Apalagi di luar dugaan peserta dari timur. Mereka antusias sekali mengikuti ajang ini," tuturnya.
Kontes yang di dukung oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif itu diharapkan bisa membuat batik semakin disukai kalangan remaja.
"Kita ingin batik menjadi tren, dan pemuda juga merasa bangga dengan batik," ujar Dr. H. Sapta Nirwandar, SE. adalah Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sekaligus ketua juri pemilihan Putra Putri Batik Nasional 2014.
Pada Pemilihan Putra Putri Batik Nusantara 2014, Juara 1 diraih Garuda Cakti (Surabaya) dan Nina Jane (Jakarta). Sementara Juara 2 diraih Adrianus Sandy (Jakarta) dan Fransisca Oky (Solo). Sementara Juara 3 diraih Gusti Made (Denpasar) dan Cindy Herlin (Jakarta).
(wes/kmb)











































