Sebelumnya, ada kabar dari kuasa hukum Chacha yang menyebut bahwa pihak keluarga tak suka sang artis berganti manajer dan hidup mandiri. Dalam jumpa pers tersebut, Riyanti seolah 'membenarkan' kabar itu.
"Jujur, saya sangat lega jika Marshanda ditangani manajer lain, sehingga nggak perlu khawatir dan capek. Tapi manajer seperti apa dulu. Apakah dia manajer yang profesional, tahu moral dan etika hidup yang wajar, seorang yang hormat sama keluarga dan respek sama apa yang sudah saya rintis," papar Riyanti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Waktu kecil dia rekam suaranya di kaset, dia bilang 'Ma, Chacha mau jadi penyanyi'. Akhirnya kita ajak casting, lulus. Saya coba bantu dia mewujudkan cita-citanya. Semua yang didapet nggak pernah saya makan sendiri," tandasnya.
Ketidaksukaan Riyanti makin tampak nyata saat ia menuding bahwa manajer baru Chacha yang bernama Sandy terlalu membatasi pertemuan Chacha dan keluarga.
"Kembali lagi pada pilihan manajer Chacha. Contoh paling fatal, saat adiknya mau ambil baju, manajernya bilang ke pihak apartemen kalau dia terganggu privasinya," ujar Riyanti.
(kmb/mmu)











































