Musibah itu terjadi pada 2001, malam hari sekitar pukul 22.00 WIB. "Dirampok di taksi. Lagi naik taksi dirampok, saya disandera sih," kisahnya saat ditemui usai mengisi 'Hitam Putih' di Studio Hanggar, Jakarta Selatan, Senin (23/6/2014) malam.
"Supir taksinya ke belakang nodongin pisau terus ada dua lagi yang naik. Saya dibawa mutar-mutar nggak tahu ke mana," lanjutnya.
Davina mengaku saat itu dirinya dibawa ke daerah Kota. Hingga akhirnya diturunkan di daerah Rawamangun. Selama penyaderaan, dirinya juga diancam akan dijual kalau tidak memberikan uang.
"Mereka ngancam saya kalau nggak dikasih uang dan akan dijual," ujarnya.
Davina tak mengungkapkan, bagaimana kemudian ia bisa menyelamatkan diri. Ia juga tak menyebutkan jumlah uang yang dirampok. Ia hanya menegaskan, sejak itu lebih berhati-hati ketika naik taksi seorang diri.
(wes/mmu)











































