Meski harus menjadi single parent, Nia tak keberatan. Bahkan, ia sepertinya sudah menyiapkan langkah-langkah untuk merajut kehidupannya kembali.
"Sekarang saya lega karena semua sudah jelas, status saya sudah jelas, perwalian saya sudah jelas. Gugatan saya yang lainnya sudah jelas, paling tidak saya memikirkan kehidupan saya, anak-anak saya dan bekerja," ungkap Nia saat ditemui di kediamannya, Rabu (4/6/2014).
Hak asuh anak semata wayang mereka memang jatuh ke tangan Nia. Meski begitu, Nia tak akan menghambat komunikasi sang anak dengan ayahnya.
"Mungkin tidak waktu belajar, kalau waktu libur mungkin saya izinkan. Silakan, namanya bapak sama anak bertemu, silakan," tuturnya.
(nu2/mmu)











































