"Sepertinya iya, mau ngomong aja susah. Pikiran saya blank," ungkap 'R' saat ditemui di Majelis Ulama Indonesia, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (25/3/2014).
Kejadian tersebut dialaminya ketika melakukan pengobatan di tempat praktik UGB pada 2011 lalu. Kala itu, 'R' mengaku masuk ke ruang pengobatan. Anehnya, tidak boleh ada yang ikut ke dalam termasuk sang ibu yang mengantar.
Kala itu, 'R' mengalami masalah pada bagian pahanya. Namun menurutnya, bukan diobati, 'R' justru menuding UGB melakukan pelecehan.
Meski kejadian itu dialaminya pada 2011, ia baru melaporkan peristiwa yang dialaminya itu. Selain ke Polda Metro Jaya, 'R' juga meminta dukungan ke Komnas Perempuan. Bahkan, ia juga curhat ke Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Sementara, UGB juga telah melaporkan balik 'R' atas tudingan itu. Menurutnya, ia tak pernah mengenal sosok 'R'.
(nu2/mmu)











































