"Saya bukan teroris ternyata orang jaksa kok begitu. Saya ini taat hukum saya bukan maling atau koruptor," ucap Depe saat menuju pintu rumah tahanan wanita Pondok Bambu, Jakarta Timur, Kamis (13/2/2014).
Selama proses eksekusi, Depe memang terjadi banyak kekisruhan. Mulai turun dari mobil Jaguar hitam, wanita asal Jember itu terjepit. Setelah menandatangani berita acara penahanan, ketegangan juga sempat terjadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tarik ulur sempat terjadi di lobi Kejari Jakarta Timur. Sampai akhirnya, Depe dibawa kembali ke dalam. Setelah melewati diskusi alot, pihak kejaksaan akhirnya mengizinkan Depe menaiki mobil pribadinya.
"Nggak ada persiapan kalau ndak siap saya tidak datang sendiri. Saya minta Kejari jangan paksa," cerita Depe.
"Karena saya ke sini bawa mobil sendiri penahanan saya ini kok kayak dipolitisir," pungkasnya.
(pus/nu2)











































