Depe merasa adanya ketidakadilan dalam proses eksekusinya. Meski begitu, menurut sang kakak, Bin, Depe telah siap menjalani hukuman.
"Wajarlah manusia normal, kalau nggak kaget berarti robot. Tapi dia siap-siap saja," ungkap Bin saat ditemui di Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, Kamis (13/2/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini Sy dieksekusi tanpa ada surat panggilan ini mereka jaksa. Turun Surat MA tdk apa2 tp kami hrs diberitau bkn dipaksa :)" kicaunya.
"Ini mengganggu hak asazi manusia, Napi blh silahkn gpp anggap pindah tmpt, sy bkn pencuri,penjahat :)," tulis Depe.
Jadi, sebenarnya siap nggak, Depe?
(nu2/mmu)











































