Penyanyi Jennifer Lopez dituntut oleh seorang pria karena diduga meminta foto-foto telanjang pria itu melalui surat. Namun setelah ditelusuri oleh polisi, pengirim yang sebenernya adalah seorang wanita berusia 53 tahun.
Rodrigo Ruiz menuntut Jennifer sebanyak US$ 10,000 atau sekitar Rp 120 juta karena pada tahun 2008, seseorang yang diduga sebagai Jennifer membalas suratnya setelah Rodrigo mengirim sebuah demo lagu ke alamat yang ia percaya sebagai milik Jennifer. Dalam surat tersebut, Jennifer memintanya untuk membalas dengan foto-foto telanjangnya.
Bahkan, Rodrigo menuntut pelantun 'Love Don't Cost a Thing' itu atas tuduhan tindak kekerasan seksual. Hingga saat ini pria tersebut masih percaya bahwa identitas pengirim surat itu adalah benar Jennifer Lopez.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Atas kejadian ini, juru bicara Jennifer Lopez menyatakan bahwa kejadian tersebut hanyalah ulah seseorang yang haus ketenaran.
βIni hanyalah kejadian kecil sebagai usaha untuk mencari popularitas. Ms. Lopez tak pernah melihat atau bertemu, atau bahkan berkomunikasi dengannya. Kami percaya seharusnya tuntutan ini segera dihentikan,β terangnya.
(kak/mmu)











































