Skandal itu semakin terkuak ketika istri prajurit SAS tersebut membeberkan melalui emailnya kepada Mail Online bahwa dirinya telah disuap untuk tutup mulut tentang konspirasi pembunuhan tersebut.
Perempuan misterius yang mengaku bernama Sarah itu mendapatkan sebuah amplop yang berisi uang Β£500, sekitar Rp 10 juta rupiah. Ia diminta diam atas apapun yang pernah ia dengar sebelumnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini Sarah mengaku sedang dalam persembunyian karena pada Juni 2012, seorang prajurit SAS mengancam akan membunuh anak-anaknya jika ia berani membeberkan hal ini ke publik.
"Segala ancaman dan cara bicara SAS padaku membuatku semakin percaya akan perkataan suamiku bahwa mereka benar-benar terlibat atas pembunuhan itu. Aku yakin konspirasi ini adalah rahasia terbesar SAS," tutupnya.
(nu2/nu2)











































