Lucunya, setelah perseteruan itu kini mereda, Depe kembali menebar sensasi dengan mengaku bahwa dirinya terkena santet. Ian pun agaknya tersindir.
"Kemarin dia kabarnya habis kena santet, ntar gue yang berbau Kalimantan disangkutkan, nggak maulah. Yau dah kita stop (musuhan) aja dulu," ucap Ian ditemui di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (13/12/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang pasti gini, tanggung jawab harus ada. Ada kemarin isu dia disantet, kita nggak mau mencampuradukkan. Sekarang klip kita belum selesai dan belum tayang," katanya.
Ian agaknya juga masih gemas karena hasil video klip berjudul 'Parah' yang dibintangi Depe kurang maksimal. "Dia secara hak udah dapet, tinggal kewajiban belum. Gue lihat dia disantet, ya udah stop dulu," sambungnya.
"Kemarin udah kasih ultimatum selama tiga hari, tapi dia nggak bisa selesai cuma tiga hari ultimatum. Nggak lama ternyata ada masalah baru," keluh Ian lagi.
Masalah Ian dan Depe berawal dari pembuatan video klip terbaru Radja bertajuk 'Parah'. Depe yang didapuk menjadi bintang video klip menolak melanjutkan adegan karena merasa durasi sudah kelewat batas.
Terlebih sang pedangdut merasa adegan terlalu banyak modifikasi sehingga membuatnya tak nyaman. Akhirnya Depe memilih cabut dari pembuatan video klip sementara Radja merasa syuting belum tuntas.
(kmb/mmu)











































