Meski sudah 25 tahun berpisah, menurut Sri, anak-anaknya akan tetap memiliki hubungan darah. Ia pun berharap keluarga, termasuk Jupe diberi ketabahan.
"Saya istilahnya orang lain. Kalau anak nggak bisa hilang, kan darah dagingnya. Semoga yang ditinggalkan semua tabah," ujar Sri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia selalu merawat bapaknya, dia selalu mendoakan untuk cepat sembuh jadi wajar kalau dia sedih banget," katanya.
Air mata Jupe seakan tak terhenti sejak sang ayah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pengobatan akibat liver yang diidapnya. Kesedihannya semakin menjadi kala sang ayah harus pergi untuk selamanya.
Angkasa Jaya mengembuskan napas terakhir pada usia 52 tahun di Rumah Sakit Polri Soekanto, Jakarta Timur, Senin (2/12) pukul 21.30 WIB.
(nu2/mmu)











































