TMZ melansir, Selasa (3/12/2013), sumber di kepolisian setempat mengatakan bahwa penyidik memiliki keyakinan bahwa mobil yang dikendarai teman Paul, Roger Rodas, berada dalam kecepatan tinggi.
Apalagi jalanan di sekitar lokasi kejadian memiliki sejarah sebagai tempat kebut-kebutan. Saat ini, polisi mencari sejumlah rekaman video kamera di sekitar gedung tempat kecelakaan terjadi, untuk mengidentifikasi kemungkinan adanya keterlibatan mobil lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mobil sport eksotis yang hancur berkeping-keping setelah kecelakaan itu, disinyalir memiliki kegagalan mekanis. Menurut sumber yang terkait dengan bengkel Always Evolving dimana mobil itu diinapkan, ada kemungkinan bocornya cairan pelumas pada kemudi mobil tersebut.
Sang sumber mengatakan pada TMZ, Selasa (3/12/2013), ia melihat jejak cairan pelumas sebelum tanda selip di sekitar lokasi kecelakaan. Sumber tersebut menunjukkan fakta bahwa tak ada tanda selip, sampai titik dampak kecelakaan.
Mereka mengatakan jika Roger telah kehilangan kendali (normal) tanda selip akan menunjukkan bentuk meliuk, namun tanda selip di lokasi bergaris lurus. Mereka merasa ini mengukuhkan teori bahwa Roger tidak memiliki kontrol pada kemudi.
Juga fakta yang cukup mencurigakan menurut sang sumber, api menyebar begitu cepat di bagian depan mobil, padahal mesin berada di bagian belakang. Ini memperkuat teori mereka tentang kebocoran cairan.
Saat disinggung apakah mobil Porche Carrera GT seharga US$ 500 ribu atau sekitar Rp 5,53 miliar itu telah mengalami modifikasi, sang sumber dengan tegas membantahnya. "Dan satu lagi, Roger adalah world class driver, dan kemungkinan kecelakaan terjadi karena kehilangan kendali saat melaju dengan cepat seperti yang di bilang polisi, benar-benar tak masuk akal," lanjut sang sumber.
(ich/ich)










































