Kini, Dian tak terlalu takut diperiksa HIV karena sudah menikah. Berbeda dengan dulu, ia sempat parno.
"Sekarang sudah sibuk dan menikah. Parnonya nggak kayak dulu sebelum menikah. Maksudnya, gimana juga aku sudah nggak macem-macem," katanya saat ditemui di RS Cipto Mangunkusumo, Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (7/11/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebaiknya kita periksa, itu penting. Apapun hasilnya, apapun profesinya kita nggak tahu siapa yang bisa tertular HIV/AIDS agar kita tahu, bisa melanjutkan hidup yang sehat," tuturnya.
(nu2/mmu)











































