Winda menceritakan, hal itu terjadi saat ia dan Mulyadi memilih-milih perhiasan untuk mahar pernikahan. Dan keributan kecil itu pun terjadi.
"Dia kan sempet nanya, kenapa emas, kalau kata mama nilainya tidak turun dan abadi. Jadi kita pilih emas," kisah Winda ditemui di Upper Room, Kompleks Wisma Nusantara, Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (31/10/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kini keduanya telah resmi menikah. Pasangan beda profesi itu pun tampak sangat bahagia.
Keduanya menikah setelah melalui masa pacaran selama satu tahun delapan bulan. Mulyadi yang tadinya berbeda keyakinan dengan Winda juga akhirnya memutuskan menjadi mualaf.
Bicara mengenai tanggal pernikahan yang jatuh hari ini, keduanya memiliki jawaban. "Karena kalau di kalender Cina, 31 itu hari yang baik. Terus kita pilih ya tanggal 31 itu hari yang baik," urai Mulyadi.
Setelah akad nikah, Winda dan Mulyadi akan menggelar resepsi malam nanti.
(kmb/mmu)











































