Â
"Arumi kasih cinderamata sebagai pelangkah. Belum saya buka, katanya benda tajam. Benda tajam itu untuk gampang ke depannya mudah, murah jodoh juga, kalau ada halangan bisa lewat," jelas Bayu ditemui di kediamannya di kawasan Cinere, Depok, Jawa Barat.
Meski dilangkahi, Bayu merasa bahagia karena sang adik kini tinggal selangkah lagi menempuh hidup baru. Meski saat melakukan prosesi tersebut, Bayu tak memungkiri sempat ada perasaan sedih.
"Ketika dia izin, saya ada perasaan sedih, tapi saya berikan senyumanlah. Saya bahagia lihat dia. Semoga jadi kebahagian buat dia dan Emil," ucapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(kmb/kmb)










































