"Dia suami yang romantis, saya sendiri tidak. Kalau tidur, dia selalu minta ingin pegang tangan saya. Baru pegang tangan sebentar dia langsung tidur. Saya ketawa saja," kisahnya.
Maria juga mengisahkan awal pertemuan mereka sebelum menjalin asmara. Saat itu, mereka sama-sama masih menjadi mahasiswa di Australia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski begitu tak ada rasa penyesalan yang muncul dari hati Maria. Menurutnya, Kris adalah pria yang sangat baik.
"Bersyukur bisa bertahan sampai 46 tahun berumah tangga. Meski banyak godaan, punya dua anak, saya tidak menyesal. Almarhum baik sekali," katanya.
(nu2/mmu)











































