Aurel mengenal Anang sebagai ayah yang mempunyai peraturan ketat dan tegas, terlebih urusan waktu. Bahkan, Aurel tidak bisa melanggar waktu bermain yang sudah ditentukan oleh Anang.
"Jadi kalau dia bilang jam 9 ya jam 9 harus di rumah, nggak ada kata macet, atau lain," papar Aurel saat ditemui di Markas Slank, Potlot III, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Kamis (18/7/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aurel kalau dirinya dan sang ayah sering selisih paham. Kalau sudah terlibat dalam perdebatan, tak jarang Aurel memilih untuk menuruti perkataan ayahnya itu.
"Misalnya aku mau pergi nggak boleh. Ya udah lah nggak usah gitu. Tapi, Minggu depannya boleh. Masa hari selanjutnya nggak boleh juga, kalau itu biasanya Pipi izinin," tandas Aurel.
(hkm/hkm)











































