Bagi Venna, kepergian ayahnya pada Rabu (3/7/2013) dinihari cukup mengejutkan. Ia mengaku tak memiliki firasat sama sekali bahwa sang ayah akan dipanggil Yang Maha Kuasa.
"Nggak ada firasat sama sekali. Karena aku sama papi dekat, apalagi semenjak kasusku (cerai)," ujarnya saat ditemui di kediaman rumah orangtuanya di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (3/7/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya dari keceil ditemenin dia. Kemana-mana sering bareng papi, sampai ke pengadilan yang nemenin juga papi," urai Venna.
(doc/nu2)











































