Setelah melewati beberapa kali sidang, akhirnya nasib Eza Gionino akan diputuskan Rabu, 5 Juni pekan depan. Untuk itu dirinya mengharapkan keadilan yang seadil-adilnya.
"Saya ikhlas. Terutama semua saya serahkan ke Allah. Saya mau keadilan yang seadil-adilnya," kata Eza saat ditemui usai sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (29/5/2013).
Dalam sidang kali ini Eza juga terlihat sangat tenang dan terus mengumbar senyum saat duduk di kursi terdakwa. Ia juga senang dengan kesaksian yang diberikan saksi yang dihadirkannya, Fendy. Lantaran, kesaksian tersebut meringankannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Eza dituntut 5 bulan penjara. Jika tuntutan jaksa itu dikabulkan, pemilik nama lengkap Muhammad Eza Pahlepi itu akan kembali masuk ke dalam jeruji besi untuk satu bulan lagi.
"Pemulihan dulu pasti saya mau kumpul dengan keluarga. Keluarga nomor satu kalau kerjaan dan uang bisa dicari," ucap Eza yang telah menjalani penahanan selama 4 bulan sejak ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan atas Ardina Rasti itu.
(wes/mmu)











































