"Kebetulan kita ini para ulama yang mengerti tntg aturan hukum Islam. Kita bawa itu. Ulama yang tahu dan mengerti hal yang tidak terlihat. Insya Allah itu bisa membantu," kata Dewi di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (22/5/2013).
Ani sebelumnya mengungkapkan, dirinya bahagia bersama Subur. Ia pun menolak bila dijemput keluarga karena merasa tak ada masalah selama membina rumah tangga dengan Subur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau saya lihat Ani ini lagi sakit. Kondisi kalau masih di sana, berarti masih dipengaruhi. Bahagia gimana, dia keluar saja nggak boleh. Punya perhiasan tapi nggak pernh dipakai buat ke mana-mana. Dia nggak bahagia, kondisi dia kan tidak normal," lanjutnya.
Hari ini, Dewi bersama ayahanda Ani, Ade Junaedi dan ormas wanita dari Cianjur akan kembali melaporkan Subur ke Polda Metro Jaya terkait dugaan pencabulan. Mereka menilai, pernikahan Subur dan Ani tak sah secara agama.
Usai membuat laporan itu, Dewi Cs berniat untuk menjemput Ani dari rumah Subur. "Habis dari Polda mau ke rumah Subur, ini baru rencana mudah-mudahan terealisasi. Mau ambil Ani secara baik-baik," jelas Dewi.
(kmb/kmb)











































