Uje yang pergi ngopi ke kawasan Kemang sebelum kecelakaan terjadi, memang sedang dalam kondisi tak sehat. Ia pun sempat meminta sang istri untuk menyuapinya makan.
"Dia lagi sakit, kecapean saja, semalam masih bercanda sama saya, masih minta dibeliin steak, saya beliin. Terus pas pulang saya suapin, makan sampai habis, sampai bersih," tutur Pipik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya bilang, Abi jangan kemana-mana, terus beliau bilang mau keluar sebentar, saya bilang jangan Abi, kan lagi keliyengan, lagi nggak enak badan," lanjut Pipik.
Uje pun tetap pergi. Hingga Jumat dinihari, dirinya menerima telepon bahwa sang suami sudah berada di Unit Gawat Darurat.
Kepergian sang suami kepada Sang Khalik secara mendadak pun diakui Pipik membuatnya kaget.
Selama ini dirinya mengaku tak memiliki firasat apapun. Kini, ia pun ikhlas dengan wafatnya sang suami. Pipik mengungkapkan, tugasnya kini adalah membimbing keempat anaknya untuk bisa mengikuti jejak sang ayah kelak.
"Sampai tadi saya janji, Abi, Umi akan membesaran mereka sampai jadi orang besar kayak Abi," paparnya.
(doc/doc)











































