Kak Seto sebelumnya memang mengungkapkan bahwa dirinya siap saja membantu Subur. Namun, bukan berarti dirinya membela Subur terkait fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI).
"Saya ingin mengklarifikasi beberapa pemberitaan yang simpang-siur, seolah-olah saya membela Eyang Subur dalam konfliknya dengan MUI. Waktu itu saya bertemu rekan-rekan media dalam konteks yang berbeda," ujar Kak Seto saat ditemui di Taman Cirendeu Permai No. 13, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Kamis (25/04/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam konteks itu, Kak Seto menegaskan bahwa siapapun akan ia bantu sejauh menyangkut masalah anak-anak. "Jangankan itu, teroris pun saya bantu, ada kasus teroris ditembak depan anak, saya protes ke Kapolri Pak Susanto waktu itu," paparnya lagi.
Namun menurut Kak Seto, hingga kini dirinya belum dihubungi pihak Subur. "Belum sama sekali karena belum ada permintaan, kami belum mendapatkan langsung dari pengacara," lanjutnya.
(kmb/mmu)











































