Saat memutuskan pindah ke Medan, tentunya Markus pun harus memboyong Kiki Amalia yang saat itu menjadi istrinya. Tapi Kiki saat itu menolak untuk menetap di Medan.
Kuasa hukum Markus, Sangap Surbakti pun secara gamblang menjelaskan semuanya. Sangap membantah bahwa Markus yang melarang Kiki tinggal di Medan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kiki emang tidak mau diajak menetap di Medan. Namanya pemain bola kan harus mengikuti klub itu tinggal. Awalnya mereka tanggal bersama di Medan, pada awal-awalnya," sambungnya.
Sangap pun menuturkan bahwa sikap seorang istri seharusnya mengikuti ke mana pun suaminya pergi. Namun, ia tak mau menghakimi bahwa Kiki yang tinggalkan Markus.
"Dalam konteks rumah tangga istri harus ikut suami," jelasnya.
(fkh/mmu)











































