"Harus izin dulu pihak kepolisian Polda Metro Jaya dong, nggak bisa langsung main ke rumah," ungkap Nassar kepada detikHOT, Selasa (29/1/2013).
Nassar juga berharap bisa bertemu dengan Fransisca di Polda Metro Jaya saja. Menurutnya, hal tersebut sudah menjadi etika yang harus dijalankan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya Fransisca juga menilai kliennya bukanlah seorang teroris. Meski ada barang bukti berupa pistol, buku cara merakit bom dan lain-lainnya, menurutnya hal tersebut hanya kebetulan saja.
"Saya menegaskan bahwa perbuatan klien saya adalah murni penculikan kriminal dan bukan terorisme," tulisnya dalam rilis yang diterima detikHOT.
(nu2/kmb)











































