Fadlun Hariyanto (29), tersangka penculik Siti Nurjanah atau Nana mengaku tidak pernah menganiaya atau menyiksa putri Muzdalifah selama penyekapan. Fadlun mengaku memperlakukan Nana dengan baik seperti layaknya kepada anak sendiri.
"Saya tidak pernah menyakiti Nana. Saya perlakukan Nana seperti anak saya sendiri," kata Fadlun kepada detikcom, Minggu (27/1/2013).
Fadlun mengatakan, selama menyekap Nana, dia tidak pernah membentaknya. Fadlun dan Asep juga rutin memberi makan Nana, meskipun makanan seadanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fadlun yang bekerja di tempat service komputer tidak setiap hari bersama Nana ketika dalam penyekapan. Ketika dia harus bekerja, ia menyuruh temannya Asep (DPO) untuk menjaga Nana.
"Ya kalau saya kerja, si Asep yang jagain. Dia yang nyariin makanan buat Nana," kata pria asal Purworejo ini.
Fadlun mengaku tidak pernah menganiaya Nana selama 8 hari disekap. Ia hanya mengikat Nana sesekali saja.
"Nggak sering (ikat tangan Nana). Cuma sesekali saja, kalau mau tidur," ujar Fadlun.
Fadlun ditangkap pada Sabtu (26/1) pukul 03.30 WIB di rumah kontrakannya di Jl S Parman, Narogong, Cileungsi. Sementara temannya, Asep melarikan diri.
(mei/hkm)











































