Kini, setelah membuat pengakuan Rasti pun seperti anti untuk kembali bertemu dengan Eza. Bahkan, saat mengetahui bahwa jadwal pemeriksaannya sama dengan Eza, Rasti pun mengaku deg-degan.
"Deg-degan ya. Sempat tidak mau datang ke polisi saja," ungkap kuasa hukum Rasti, Ichsan Perwira Kurniagung saat ditemui di Polres Jakarta Selatan, Selasa (22/1/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ichsan kembali menuturkan bahwa pihaknya menolak jika harus dikonfrontasi dengan pihak Eza. Ia juga menegaskan bahwa kliennya diperiksan untuk melengkapi laporan yang masih dianggap kurang.
"Tidak, kami juga tidak mau. Tapi kami tahu informasi ada Eza disini. Mungkin hanya pas saja waktunya. Dia sedang wajib lapor, sedangkan Rasti memenuhi panggilan polisi untuk memberi keterangan tambahan, bukan untuk dikonfrontir ya," jelasnya.
(fkh/mmu)











































