Duga Ada Kebohongan, Pengacara Minta Rangga Dikonfrontir dengan Bolot

Duga Ada Kebohongan, Pengacara Minta Rangga Dikonfrontir dengan Bolot

- detikHot
Rabu, 09 Jan 2013 21:35 WIB
Duga Ada Kebohongan, Pengacara Minta Rangga Dikonfrontir dengan Bolot
Jakarta - Pengacara Rangga, Saleh SH menduga ada kebohongan dalam kasus antara kliennya dengan Bolot. Ia pun minta polisi mengkonfrontir pihaknya dengan pelawak bernama asli Muhammad Sulaeman itu.

"Saya minta untuk ke depannya dikonfrontir. Ini pasti ada yang berbohong! Saksi mereka bilang si Rangga ikut memukul Lira. Sedangkan kita punya 5 saksi yang jelas-jelas menyatakan Rangga tidak terlibat," ungkapnya saat dihubungi detikHOT via telepon Rabu (9/1/2012).

Saleh pun meminta agar polisi bertindak adil. "Jadi, Polsek Pondok Aren itu jangan sepihak lah, biar berimbang. Jangan informasinya dari pihak Lira aja," keluhnya. "Ayo dibuktikan sama polisi. Rangga dan kawan-kawan siap di konfrontir kapan saja," sambungnya tegas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ditambahkan Saleh, dirinya juga minta agar Polsek Ciputat segera menahan Bolot. Apalagi komedian yang kerap berakting tuli itu sudah mengaku ikut terlibat menganiaya Rangga bersama anak dan menantunya.

"Saya sudah minta polisi supaya Bolot ditahan, tapi tidak ada. Penganiayaan itu kan sesuai pasal 170 ancamannya di atas 5 tahun. Bolot pun sudah mengakui kalau dia ikut melakukan penganiayaan terhadap rangga. Polisi butuh apalagi kalau begitu? Polisi harusnya menahan Bolot biar tidak ada diskriminasi," tandasnya.

Sementara Kapolsek Ciputat Kompol Alip mengatakan, hingga saat ini kepolisian sudah membuat Surat Perintah Dimulai Penyelidikan (SPDP) terkait kasus tersebut. Pihaknya juga hingga saat ini masih mengumpulkan berkas-berkas pekara itu.

"Kita masih mengumpulkan berkas, jika sudah komplit maka dalam waktu dekat akan P21," ungkapnya saat ditemui di kantornya, Selasa (8/1/2013).

Menurutnya hingga saat ini Bolot memang belum ditahan karena berbagai pertimbangan. Namun, ia enggan mengungkap apa pertimbangan tersebut.

"Kita masih belum melakukan penahanan terhadap Bolot karena berbagai pertimbangan," ujarnya.

(bar/nu2)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads